Sejarah Perusahan

1929 (3 Juni) Mulai berdiri di Medan, dengan nama NV. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen

1936 Membangun pabrik di Surabaya

1972 Membuka pabrik di Tangerang dengan nama PT. Perusahaan Bir Indonesia

1982 Berganti nama menjadi PT. Multi Bintang Indonesia.

sampai dengan sekarang : Memproduksi dan memasarkan Bir Bintang, Bintang Zero, Heineken, GreenSands
          

Sejarah Bir
            
Mesopotamia (sekarang
Irak), 4000 tahun SM
oleh Bangsa Sumeria
& Babylonia
Mesir 1728-1686 SM
Raja Hammurabi
Eropa Barat 2300 tahun lalu Merupakan hasil paduan keahlian tradisional & teknologi modern merupakan seni artistik
    

Apa itu Bir ?
Minuman mengandung alkohol hasil proses fermentasi dari bahan baku malt, hop dan air dengan bantuan ragi.
Kandungan Alkohol : Untuk Bir BINTANG & HEINEKEN adalah < 5 %
                              

Bir Bintang = Bir Indonesia
Dikenal dan diterima secara meluas oleh masyarakat Indonesia.
Dikenal orang-orang asing atau ekspatriat yang ada di Indonesia
Dikenal di dunia Internasional: Belanda, Jepang dll sebagai Bir Indonesia.
              

1 Gelas Bir =
2 potong (80 gr) roti tawar
150 gr daging
85 gr nasi
bahkan diakui bahwa 1-2 gelas bir sehari membantu menjaga menahan serangan jantung dan tekanan darah tinggi
              

Bahan Baku
    
Gandum ( malt )
Biji barley yang dikecambahkan (dilakukan proses malting) Sebagai sumber karbohidrat, protein,
enzim, rasa, warna dan vitamin. Tumbuhan Barley, sejenis tumbuhan gandum. Umumnya ditanam didaerah sub-tropis, seperti : Eropa, Amerika, Australia, Canada.
     
Cont. enzim ( enzyme )
urai zat tepung gula (larut dlm air)
enzim urai protein (larut dlm air)
        
Bunga Betina ( hop )
Memberikan aroma yang khas dan rasa pahit terhadap bir. Merupakan sari pemberi rasa dan aroma yang khas, dan berasal dari bunga betina dari sejenis tanaman merambat yang berasal dari Eropa dan Amerika.
        
Air ( water )
yang sudah diolah - memenuhi syarat air minum.   
        
Ragi ( yeast ) Saccharomyces Carlsbergensis (S.Uvarum)
Mengubah zat gula menjadi alkohol dan CO2 dalam proses fermentasi.
Ragi (yeast) dilihat dengan mikroskop ragi khusus untuk bir yang di-import dari Holland
        
          

Asal Bahan Baku
Malt (barley): dari Australia dan Eropa
Hop: dari UK dan Australia
Air: dari Indonesia (well pump, PDAM)
Yeast: dari Belanda